Gelar Sosialisasi 4 Pilar, HBA Bangga Nasionalisme Santri di Pelosok Muaro Jambi Tetap Kuat

HBA gelar sosialisasi Empat Pilar dengan PP. Tarbiyatus Sholatiyah . (Doc. Dirgahayu.id)

DIRGAHAYU.ID,Muaro Jambi – Anggota MPR RI Fraksi Partai Golkar Daerah Pemilihan Jambi, Drs. H. Hasan Basri Agus, M.M. (HBA), menegaskan bahwa pondok pesantren memiliki peran strategis sebagai benteng moral, ideologis, dan kebangsaan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tengah derasnya arus globalisasi dan perubahan zaman.

Penegasan tersebut disampaikan HBA saat menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Pondok Pesantren Tarbiyatus Sholatiyah Desa Niaso Kecamatan Maro Sebo Kabupaten Muaro Jambi, senin (16/3/2026).

Mengusung tema “MPR RI Bersama HBA Membangun Bangsa yang Kokoh Demi Anak Cucu,” kegiatan ini diikuti sekitar 160 peserta yang terdiri dari santriwan dan santriwati, pimpinan pondok pesantren, pengasuh, serta tenaga pendidik.

Kegiatan diawali dengan pemaparan materi oleh Tenaga Ahli Utama MPR/DPR RI, Ir. H. Syahrasaddin, M.Si., yang menyampaikan Empat Pilar Kebangsaan—Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 1945—secara interaktif dan edukatif. Suasana berlangsung dinamis, dengan para santri yang antusias mengikuti diskusi, aktif menjawab pertanyaan, hingga memperoleh apresiasi dari panitia.

Dalam sambutannya, Drs. H. Hasan Basri Agus, M.M (HBA) mengungkapkan rasa bangga dapat hadir di Pondok Pesantren  Tarbiyatus Sholatiyah Desa Niaso yang berada di wilayah cukup pelosok, namun memiliki semangat belajar yang tinggi.

Ia menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini bertujuan memperkuat pemahaman kebangsaan sekaligus menepis stigma negatif terhadap pesantren.

“Santri di pondok pesantren terbukti memiliki pemahaman yang baik terhadap Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 1945. Ini menunjukkan bahwa pesantren juga melahirkan generasi yang nasionalis dan cinta tanah air,” ujar HBA.

Menurutnya, pesantren harus terus didorong menjadi pusat pendidikan karakter yang tidak hanya kuat secara keagamaan, tetapi juga kokoh dalam nilai-nilai kebangsaan demi masa depan generasi penerus.

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Tarbiyatus Sholatiyah Ustadz Paino, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai materi yang disampaikan sangat bermanfaat dan mudah dipahami oleh para santri.

“Kegiatan ini menjadi bekal penting bagi santri untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi, baik ke dunia perkuliahan maupun dunia kerja,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa kehadiran HBA memberikan motivasi besar bagi para santri, mengingat latar belakang HBA sebagai bagian dari lingkungan pesantren. Hal ini menjadi bukti bahwa santri memiliki peluang luas untuk berkiprah di berbagai bidang, termasuk menjadi pemimpin daerah maupun nasional.

“Santri tidak hanya terbatas pada kemampuan membaca kitab kuning atau menjadi pengurus masjid, tetapi juga bisa menjadi gubernur, anggota DPR/MPR, dan berperan aktif dalam pembangunan bangsa,”tambahnya.

Apresiasi juga datang dari salah satu peserta, Aziz, yang mengaku mendapatkan pemahaman lebih mendalam terkait Empat Pilar Kebangsaan melalui kegiatan tersebut.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, penyerahan buku biografi HBA berjudul “Berselancar di Dunia Impian” kepada pimpinan pondok pesantren, sesi foto bersama, penyerahan uang transport resmi, serta ramah tamah.

By Redaksi

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *