HBA Serap Aspirasi Jamaah di Tebo, Dorong Perbaikan Layanan Haji 2026

HBA hadiri Jamarah di Kabupaten Tebo.(Doc. Dirgahayu.id)

DIRGAHAYU.ID ,Tebo – Komitmen memperbaiki layanan haji terus dikuatkan. Melalui forum Jamarah (Jagong Masalah Haji dan Umrah) Angkatan ke-6, Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi Golkar Dapil Jambi, Drs. H. Hasan Basri Agus, MM (HBA), turun langsung menyerap aspirasi calon jamaah haji Kabupaten Tebo di Kantor Kementerian Agama Tebo, kamis  (18/9/2025).

Forum yang diikuti 100 peserta dari calon jamaah haji 2026, KBIHU, ormas Islam, hingga ASN Kemenag ini dibuka oleh Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Provinsi Jambi, H. Wahyudi Abdul Wahab, didampingi Kepala Kemenag Tebo, H. Julan.

Dalam pemaparannya, HBA menegaskan bahwa Jamarah bukan sekadar ruang diskusi, melainkan instrumen strategis DPR RI untuk menyerap aspirasi, menyampaikan regulasi terbaru, sekaligus memperkuat fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.

“Banyak sekali masukan dan usulan dari peserta. Saya juga menyampaikan evaluasi haji 2025 sebagai bahan perbaikan menuju haji 2026,”, terang HBA.

Ke depan, penyelenggaraan haji tidak lagi di bawah Kementerian Agama, melainkan Kementerian Haji dan Umrah,”Semoga pelayanannya semakin baik dan membawa keberkahan,” Ungkap HBA.

Kabid PHU Kanwil Kemenag Jambi, Wahyudi Abdul Wahab, menambahkan, kehadiran HBA sebagai legislator yang membidangi langsung urusan haji memperkuat sinergi pusat dan daerah.

“Pak HBA menegaskan undang-undang sudah selesai disahkan. Dengan adanya Kementerian Haji dan Umrah, penyelenggaraan haji diharapkan lebih fokus dan profesional,”ungkapnya.

Sementara itu, Syukur, salah satu calon jamaah asal Tebo, menyambut baik forum Jamarah. “Kegiatan ini sangat bermanfaat, memberi penjelasan yang lebih jelas kepada masyarakat. Kami berharap ibadah haji 2026 semakin baik,” ujarnya.

Forum berjalan interaktif. Dipandu moderator yang juga Tenaga Ahli DPR RI, Ir. H. Syahrasaddin, M.Si , peserta aktif mengajukan pertanyaan mulai dari digitalisasi layanan, teknis perpindahan jamaah dari Muzdalifah, pemilihan ketua kloter yang berpengalaman, travel ilegal, hingga subsidi biaya haji. Semua pertanyaan dijawab lugas oleh Wahyudi dan HBA.

Acara ditutup dengan foto bersama, simbol kolaborasi legislatif, eksekutif, dan masyarakat dalam membangun tata kelola haji yang profesional, transparan, dan berintegritas.

Melalui forum Jamarah ini, DPR RI bersama Kemenag menegaskan bahwa aspirasi jamaah akan terus menjadi dasar perbaikan. Menjelang musim haji 2026, harapan akan pelayanan yang lebih baik kian menguat.(Hi)

By Redaksi

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *