DIRGAHAYU.ID ,Sumbar – Tim Pengabdian Masyarakat Tangguh Bencana Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jambi melaksanakan aksi kemanusiaan di Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat yang didukung oleh Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan (Ditjen Risbang) melalui Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdiksaintek).
Kegiatan pengabdian masyarakat dari LPPM Universitas Jambi yang diketuai oleh Dr. Tedjo Sukmono, S.Si., M.Si., dan Pusat Studi Lingkungan Hidup (PSLH) yang diketuai oleh Prof. Dr. Ir. Rosyani, MS. ini, dalam pelaksanaannya berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jambi sebagai mitra pendukung kegiatan selama di lapangan. Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan beberapa dosen Fakultas Pertanian diantaranya Alvindo Dermawan S.P. M.Si, Nurul Iqamah Elza S.E, M.Si, Puja Triandini S.P., M.Sc., Erwin Efendi Nasution S.P., M.Sc., mahasiswa Prodi Biologi san Agribisnis Universitas Jambi serta relawan PMI Provinsi Jambi sebagai bentuk sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga kemanusiaan.
Ketua Tim Pengabdian, Tedjo menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan mendesak masyarakat terdampak sekaligus memperkuat ketangguhan warga dalam menghadapi risiko bencana ke depan.
Pendekatan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada bantuan darurat, tetapi juga pada penguatan kapasitas dan kesiapsiagaan masyarakat berbasis komunitas. Tim pengabdian juga berkesempatan berdiskusi dengan Ketua PMI Jusuf Kalla saat berkunjung ke Lambung Bukit. Jusuf Kalla atau yang akrab disapa JK berpesan agar tim tetap menjaga Kesehatan dan kekompakan sehingga masyarakat Lambung Bukit benar-benar merasakan manfaatnya. JK juga berharap masyarakat terdampak dapat segera pulih baik dari segi materil maupun psikis.
Berbagai kegiatan dilaksanakan secara terpadu, antara lain pelayanan kesehatan bagi warga terdampak, penyaluran air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, pendistribusian paket sembako, serta pengelolaan dapur umum untuk memastikan ketersediaan makanan bagi masyarakat terdampak. Selain itu, tim pengabdian juga menyalurkan alat lain yang dibutuhkan masyarakat, seperti matras, tanki air, gerobak dan lainnya yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di masyarakat.
Di samping bantuan fisik, tim pengabdian juga melaksanakan Psychosocial Support Program (PSP) yang difokuskan pada anak-anak korban banjir bandang di Kelurahan Lambung Bukit. Melalui berbagai aktivitas pendampingan psikososial yang bersifat edukatif dan kreatif, tim pengabdian mendampingi anak-anak serta membantu pemulihan kondisi psikologis, mengurangi dampak trauma, dan menumbuhkan kembali rasa aman dan kepercayaan diri mereka pasca bencana.
Sebagai bagian dari upaya pemulihan berkelanjutan, tim pengabdian juga melakukan pembuatan peta bencana serta pembentukan masyarakat tangguh bencana di Kelurahan Lambung Bukit. Kolaborasi dengan PMI Provinsi Jambi memberikan dukungan teknis serta penguatan kapasitas relawan di lapangan sehingga pelaksanaan kegiatan kemanusiaan dan penguatan masyarakat dapat berjalan secara lebih efektif dan terkoordinasi.
Saat melaksanakan layanan kesehatan di SD Bustanul Ulum Batu Busuk, salah satu masyarakat bernama Ana yang merupakan korban terseret arus, bercerita terkait kronologi yang dialaminya. Ana menuturkan bahwasanya hari Minggu, 14 Desember 2025 sekitar pukul 14:30 WIB dia bersama keluarga sedang membersihkan lumpur di rumahnya dan hujan tidak terlalu deras. Tapi tiba-tiba sekitar pukul 15:00 WIB debit air sungai meningkat sehingga membuat Ana kesulitan. Saat dievakuasi, dia sempat terseret arus bersama tiga orang TNI karena debit air sangat deras. “Jari saya terluka dan dagingnya sudah tergores oleh tali. Saya sudah pasrah, saat terseret arus saya selalu mengucap dan berpikir mungkin ini adalah hari terakhir saya di dunia.”, tutur Ana.
Seorang warga desa Lambung Bukit, berusaha keras menyelamatkan Ana dan langsung menutupi badannya yang penuh luka dengan kain. “Alhamdulillah, kalau tidak diselamatkan, saya tidak tau nasib saya akan seperti apa”, tambah Ana.
Masyarakat Kelurahan Lambung Bukit menyambut baik kehadiran tim pengabdian dan menyampaikan apresiasi atas bantuan serta pendampingan yang diberikan. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan dasar sekaligus memberikan semangat bagi warga untuk bangkit dan pulih pasca bencana.
Melalui program pengabdian masyarakat yang didukung Ditjen Risbang melalui DPPM Kemdiksaintek ini, LPPM Universitas Jambi melalui Pusat Studi Lingkungan Hidup (PSLH) menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi aktif dalam penanggulangan bencana serta penguatan masyarakat tangguh bencana, khususnya di wilayah rawan bencana.***/Hi
