Sinergi Lintas Instansi Diperkuat, Imigrasi Kuala Tungkal Optimalkan Pengawasan Orang Asing
DIRGAHAYU.ID ,TANJAB BARAT – Upaya memperkuat pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas orang asing di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), terus diperkuat melalui sinergi lintas instansi. Hal tersebut ditandai dengan pelaksanaan Rapat Optimalisasi Pengawasan Keimigrasian melalui Sinergitas Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) yang digelar di Pola Utama Kantor Bupati Tanjung Jabung Barat, Rabu (20/05/2026).
Kegiatan yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., itu dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala instansi terkait, unsur intelijen, serta anggota Timpora yang memiliki peran strategis dalam pengawasan dan pengendalian keberadaan orang asing di wilayah Tanjung Jabung Barat.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Kuala Tungkal Amdriw Guntur Surya Darma Simanjuntak usai kegiatan menyampaikan bahwa rapat tersebut menjadi bagian dari langkah konkret memperkuat koordinasi dan kolaborasi antarinstansi dalam pengawasan keimigrasian.
Menurutnya, pengawasan terhadap orang asing tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan dukungan serta pertukaran informasi dari seluruh unsur yang terlibat agar pengawasan berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
“Melalui forum Timpora ini, sinergi seluruh stakeholder semakin diperkuat sehingga pengawasan terhadap keberadaan orang asing dapat berjalan lebih optimal sekaligus mendukung situasi keamanan dan pembangunan daerah,” ujarnya.
Sementara itu, dalam sambutannya Wakil Bupati Katamso menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam menjaga kedaulatan negara sekaligus memastikan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Tanjung Jabung Barat tetap kondusif.
Ia menjelaskan, seiring meningkatnya pembangunan daerah dan posisi strategis Tanjung Jabung Barat, potensi masuknya warga negara asing ke daerah juga akan semakin meningkat.
“Di satu sisi kita tetap menerapkan selective policy atau kebijakan selektif, di mana kita terbuka terhadap kehadiran warga negara asing yang memberikan manfaat nyata bagi pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Katamso.
Meski demikian, ia menekankan bahwa pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas warga negara asing harus dilakukan secara optimal, terukur, dan terpadu agar tidak menimbulkan potensi gangguan terhadap stabilitas keamanan maupun ketertiban masyarakat.
Lebih lanjut, Wakil Bupati menyoroti dua agenda utama yang harus menjadi perhatian bersama dalam forum Timpora, yakni penguatan sinergitas antarinstansi dengan menghilangkan ego sektoral, serta optimalisasi desa binaan imigrasi dan peran Petugas Imigrasi Pembina Desa (PIMPAS).
Menurutnya, kolaborasi yang solid menjadi kunci penting dalam menghadapi tantangan pengawasan keimigrasian yang semakin kompleks di tengah meningkatnya investasi, mobilitas penduduk, serta perkembangan arus globalisasi.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan seluruh unsur Timpora semakin meningkatkan efektivitas pengawasan, pertukaran data dan informasi, serta penanganan berbagai persoalan keimigrasian secara cepat, terpadu, dan berkelanjutan.
Adapun Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Kabupaten Tanjung Jabung Barat terdiri dari berbagai unsur lintas instansi, mulai dari Polres, Kodim 0419/Tanjab, Kejaksaan Negeri, Kementerian Agama, dinas terkait, unsur BIN, hingga TNI AL, yang secara bersama-sama memiliki tanggung jawab menjaga stabilitas dan pengawasan orang asing di wilayah tersebut. (/*)
