PEPABRI Tak Biarkan Sahabat Seperjuangan Sendiri, BSPP Jenguk Purnawirawan Sakit

Redaksi

1 Nov 2026

PEPABRI Hadir Sahabat Seperjuangan Tak Sendiri.(Doc.PEPABRI)

DIRGAHAYU.ID- Kepedulian dan semangat persaudaraan merupakan nilai luhur yang harus terus dirawat, terlebih di lingkungan keluarga besar Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI-Polri (PEPABRI). Nilai tersebut kembali diwujudkan melalui kegiatan kunjungan Tim Bantuan Sosial Peduli Purnawirawan (BSPP) PEPABRI kepada AKBP (Purn) M. Buheri, S.H., M.H., yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Raden Mattaher Jambi, Sabtu (31/10/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program kepedulian sosial BSPP yang secara rutin menyusun jadwal kunjungan untuk menjenguk anggota PEPABRI yang sedang sakit atau membutuhkan perhatian.

Sebelum pelaksanaan, Bendahara BSPP, Robin Simangunsong, menyampaikan pemberitahuan kepada anggota yang masuk dalam daftar Tim Besuk bulan Oktober 2026. Koordinasi juga dilakukan oleh AKP (Purn) Effendi guna memastikan kesiapan dan kebersamaan anggota dalam kegiatan tersebut.

Dengan titik kumpul di area parkir Rumah Sakit Raden Mattaher pada pukul 09.30 WIB, kegiatan kunjungan berlangsung sesuai rencana, tertib, aman, dan lancar.

Kehadiran Tim BSPP bukan sekadar menjalankan agenda organisasi. Lebih dari itu, kunjungan tersebut menjadi wujud nyata perhatian dan kasih persaudaraan kepada sesama rekan seperjuangan yang sedang menghadapi ujian kesehatan.

Bagi seseorang yang sedang terbaring di rumah sakit, kehadiran sahabat dan rekan seperjuangan tentu memiliki arti tersendiri. Sapaan hangat, jabat tangan, perhatian, serta doa yang disampaikan secara langsung dapat menjadi penyemangat untuk menghadapi masa pemulihan.

Di sinilah makna penting keberadaan BSPP. Bantuan sosial tidak selalu harus diukur dari besarnya materi yang diberikan. Kepedulian, kesediaan meluangkan waktu, dan kemauan untuk hadir menjenguk sesama anggota juga merupakan bentuk bantuan sosial yang memiliki nilai kemanusiaan sangat tinggi.

Apalagi, para purnawirawan memiliki perjalanan pengabdian dan pengalaman panjang dalam kehidupan kedinasan. Mereka pernah berada dalam satu barisan, menjalankan tugas, menghadapi berbagai tantangan, serta membangun ikatan persaudaraan yang tidak semestinya berakhir ketika masa dinas telah selesai.

Karena itu, semangat saling peduli harus terus dipertahankan. Jangan sampai kesibukan, usia, jarak, maupun perbedaan keadaan membuat tali silaturahmi semakin renggang.

Doa dan harapan agar AKBP (Purn) M. Buheri segera diberikan kesembuhan juga disampaikan oleh rekan-rekan PEPABRI.

Sebagaimana ungkapan yang disampaikan Robin Simangunsong, “Tiada kata seindah doa.”Ungkapan sederhana tersebut mengingatkan bahwa doa merupakan salah satu bentuk perhatian paling tulus yang dapat diberikan kepada sesama.

Semoga AKBP (Purn) M. Buheri segera pulih, diberikan kekuatan dan kesehatan, serta dapat kembali beraktivitas dan berkumpul bersama keluarga besar PEPABRI.

Pada akhirnya, masa purnawirawan bukanlah akhir dari pengabdian dan persaudaraan. Jabatan boleh ditinggalkan, seragam kedinasan boleh disimpan, tetapi nilai-nilai kebersamaan, solidaritas, dan kepedulian harus tetap melekat dalam kehidupan.

Sebab, persaudaraan sejati tidak hanya diuji ketika kita bersama dalam kegembiraan, tetapi juga dibuktikan ketika salah seorang sahabat sedang menghadapi kesulitan.

 

BSPP Pepabri hadir untuk merawat nilai itu: bahwa setiap purnawirawan tetap memiliki keluarga, tempat berbagi, dan saudara yang peduli.

Persaudaraan tidak berhenti di masa pensiun. Sekali menjadi saudara seperjuangan, selamanya tetap bersaudara. ***

Sumber :Firdaus

Author Image

Author

Redaksi

Tinggalkan komentar

iklan affiliate